
Kita mungkin sering mendengar kata psikopat atau kita mungkin pernah memanggil orang di sekitar kita dengan kata psikopat karena karakter atau perilaku yang buruk. Psikopat sendiri merupakan sebuah gangguan kejiwaan yang di alami seseorang. Psikopat adalah seseorang yang manipulatif dan mudah untuk mendapatkan kepercayaan orang lain kebanyakn penderita penyakit psikopat mereka tidak memiliki emosi. Mereka belajar untuk menirukan emosi orang-orang di sekitarnya yang sebenarnya tidak mereka rasakan sama sekali. Penderita gangguan jiwa ini akan tampak seperti orang yang normal. Para penderita psikopat sering kali berpendidikan dan memiliki pekerjaan yang stabil. Bahkan beberapa ada yang sangat baik dalam manipulasi dan meniru karakter seseorang sehingga mereka dapat memiliki keluarga dan hubungan jangka panjang lainnya tanpa seorangpun tahu sifat sejati mereka. Inilah kenapa banyak orang yang tidak menyadari ciri-ciri psikopat karena penderita psikopat bisa menyembunyikannya karakter dirinya dengan baik.
Seorang psikopat biasanya tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah sehingga banyak di antara mereka yang melakukan hal-hal diluar batas moralitas. Mereka dapat melakukan tindak kriminalitas tanpa ada rasa penyesalan dan rasa bersalah. Akan tetapi tak semua psikopat adalah pelaku tindak kejatahatan pembunuhan berdarah dingin. Mungkin tanpa kita sadari di sekitar kita terdapat seorang psikopat.
Menurut Profesor Sosiologi dan Kriminologi di Drew University Scott A. Bonn Ph.D. seorang psikopat tidak dapat membentuk hubungan emosional maupun memiliki rasa empati dengan orang lain atau lingkungan sekitarnya meskipun sering kali mereka memiliki kepribadian yang menghangatkan dan bahkan mempesona atau terlihat sangat ramah dan perduli dengan orang di sekitarnya.
Ciri-ciri sederhana seorang psikopat
Munculnya psikopat di tengah-tengah publik merupakan hal yang mengerikan, namun apa daya, psikopat memiliki karakter yang cukup sulit dikenali ketika mereka bergaul di masyarakat. Charles Montaldo, seorang Ahli Kriminalitas, menjelaskan beberapa kesan yang diperlihatkan psikopat kepada orang lain:
Pada kesan pertama, psikopat umumnya muncul dengan ciri yang menawan, senang bersosialisasi, peduli dan ramah pada orang lain.
Secara lahiriah, mereka tampak logis, masuk akal, memiliki tujuan yang dipikirkan dengan matang, dapat memberikan penjelasan secara akurat dan memberikan tanggapan yang sesuai bahwa ada konsekuensi bagi para anti sosial dan pelanggar hukum.
Psikopat mampu menilai diri sendiri dan akan dengan terbuka mengoreksi kesalahan di masa lalu.
Psikopat tidak menunjukkan gejala-gejala umum perilaku neurotik, termasuk kegelisahan, kecemasan, histeria, perubahan suasana hati, kelelahan ekstrem, dan sakit kepala.
Pada situasi yang membuat orang lain kesal atau jengkel, psikopat malah terkesima dan memperlihatkan kekosongan emosi, tanpa ada rasa takut atau cemas.


0 Komentar