Calon Wakil Presiden pasangan calon nomer urut 02 Sandiaga Uno saat ini dikabarkan sedang menderita penyakit gangguan lambung dan radang tenggorokan. Dokter yang telah memeriksa kesehatan Sandiaga Uno meminta Sadiaga Uno untuk beristirahat total sembari menjalani perawatan di kediamannya. Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Erick Thohir yang selama ini di kenal menjadi sahabat dekat Sandiaga Uno mengaku sudah mendengar kabar sakitnya sahabatnya tersebut. Dia berjanji akan mengatur jadwal untuk membesuk cawapres nomor urut 02 tersebut ke kediamannya.
"Belum (menjenguk), pada saat yang tetap akan ketemu juga, masa persahabatan putus," ujar Erick Thohir seusai menemani capres Joko Widodo makan siang di West Mall Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu 20 April 2019. Erick Thohir memastikan, persahabatan dirinya dan Sandiaga Uno tidak akan putus, meski berbeda pilihan serta pandangan dalam kontestasi Pemilu 2019.
"Sekarang ada tugas masing-masing, persahabatan itu enggak putus hari ini, ada tugas khusus, ya sehabis Pemilu sahabatan lagi," ucap Erick Tohir . Sebelumnya, Mien Uno, ibunda calon wakil presiden pasangan Calon nomer urut 02 Sandiaga Uno, memantau langsung pemeriksaan kesehatan terhadap Sandiaga didampingi suaminya, Henk Uno. Keduanya berada di sisi Sandiaga Uno saat dokter ahli penyakit dalam dari Rumah Sakit Awal Bros dr Kartariadi, melakukan pemeriksaan di kediaman Sandiaga Uno, Jalan Pulombangkeng 5, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Hasil laboratorium terlihat bagus, hanya flu yang mengakibatkan radang tenggorokan dan sedikit gangguan lambung, tidak ditemukan hal lainnya," ujar dokter Kartariadi di rumah Sandiaga Uno, pada Sabtu 20 April 2019 kemarin. Dokter Kartariadi pun menyarankan Sandiaga Uno beristirahat total selama dua hari ke depan, dan melarangnya beraktivitas berlebihan, termasuk berolahraga.
"Harus bed rest total, nanti kita lihat perkembangannya selama dua hari ke depan," kata dokter Kartariadi. Mendengar pernyataan dokter Kartariadi, Mien Uno langsung memeluk Sandiaga Uno, juga mengingatkan sang anak supaya mematuhi anjuran dokter agar lekas pulih dan bisa berjuang kembali bersama relawan.
"Tuh ya dengar, harus istirahat," ucap Mien Uno kepada Sandiaga Uno. Sementara itu anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Direktorat Media dan Komunikasi Prabowo-Sandi, Yuga Aden mengungkapkan Sandiaga Uno belum dapat ditemui karena masih harus beristirahat penuh. Walaupun diakuinya beragam permintaan wawancara atau bertemu dengan para relawan terus berdatangan sejak kemarin.
"Doain aja biar cepet sembuh, karena memang dokter bilang enggak boleh banyak aktivitas dulu, harus istirahat total. Dari kemarin juga belum bisa ketemu siapa-siapa, cuma dari BPN saja dan Pak Prabowo," ungkap Yuga. Sebelumnya Sandiaga Uno juga telah memeriksakan kesehatan dirinya ke dokter untuk memastikan kondisi kesehatannya yang kurang baik seusai pemungutan suara Pemilu 2019 pada Rabu 17 April 2019 lalu.
"Baru saja saya menjalani cek kesehatan oleh dengan Kartariadi Gandadinata, dan hasilnya saya masih harus istirahat dan disarankan untuk cek darah esok hari," tulis Sandiaga Uno di akun Twitter @sandiuno, Jumat 19 April 2019 malam.
"Selamat berakhir pekan untuk semuanya. Sampaikan salam saya untuk keluarga dan kerabat. Tetap semangat!" sambungnya.
Dokter Kartariadi Gandadinata adalah dokter spesialis penyakit dalam. Sebelumnya, Sandiaga Uno kembali tak terlihat saat Prabowo Subianto menggelar acara syukuran kemenangan di depan kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada hari Jumat 19 April 2019. Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa seusai Salat Jumat, Sandiaga Uno langsung melakukan cek kesehatan.
“Setelah Salat Jumat tadi Bang Sandiaga langsung bergegas ke rumah sakit dekat sini, saya lupa namanya, tapi untuk melaksanakan serangkaian proses media dan cek darah,” ungkapnya seusai menemani Sandiaga salat Jumat di Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jaksel. Menurut Dahnil, kondisi Sandiaga Uno sedang tidak sehat. “Masih panas dan cegukannya belum berhenti,” ungkapnya. Sebelumnya, Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto melaksanakan Salat Jumat di tempat berbeda. Sandiaga Uno di Masjid At-Taqwa, Prabowo Subianto di Masjid Al-Azhar.
Dahnil Anzar Simanjuntak juga mengatakan bahwa Sandiaga Uno memaksakan diri ikut dalam acara deklarasi kemenangan Pemilu Presiden pada hari Kamis 18 April 2019 kemarin untuk menepis kabar yang beredar di masyarakat bahaw telah terjadi perselisihan dengan Prabowo Subianto dengan Sandiaga Uno seputar deklarasi kemenangan.
"Teman-teman media yang bikin isu macam-macam, Bang Sandi berantem dengan Pak Prabowo, jadi akhirnya Bang Sandi dalam kondisi sakit untuk mengklarifikasi rumor itu, beliau hadir memang dalam kondisi masih sakit," jelas Dahnil seusai menunaikan ibadah Salat Jumat di Masjid At-taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 19 April 2019. Kondisi Sandiaga Uno tersebut menurut Dahnil hingga saat ini belum bugar. Sandiaga Uno meriang, cegukan, dan suaranya hilang. Melihat Kondisi kesehatan Sandiaga Uno yang menurun tersebut, Prabowo Subianto lalu menyarankannya ke rumah sakit, karena khawatir terkena demam berdarah.
"Saran Pak Prabowo kemarin agar segera ke rumah sakit, karena Pak Prabowo khawatir Bang Sandi kena DBD," terangnya.
"Pak Prabowo sarankan agar Bang Sandi tetep (istirahat) tidak usah memaksakan diri," sambungnya.
Sebelumnya, Sandiaga Uno tampak lemas dan tidak bersemangat, saat mendampingi Prabowo Subianto mendeklarasikan kemenangan di Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hari Kamis 18 April 2019. Sandiaga Uno juga kembali menampakkan diri bersama Prabowo Subianto untuk ketiga kalinya saat mendeklarasikan kemenangan di Pilpres 2019. Sandiaga Uno mengenakan kaus berkerah warna biru dan celana krem. Sedangkan Prabowo Subianto yang ada di sampingnya, mengenakan kemeja safari krem dan celana hitam. Sandiaga Uno sendiri sama sekali tak berbicara dalam konferensi pers kali ini. Dia hanya mengacungkan dua jari saat Prabowo Subianto mengakhiri konferensi pers dengan teriakan merdeka, dan bergandengan tangan dengan Prabowo Subianto. Setelah itu Prabowo Subianto tampak menemui pendukungnya yang menunggu di pintu gerbang rumahnya yang ditutup sedangkan Sandiaga Uno langsung masuk ke rumah Prabowo Subianto. Tak berselang lama, yaitu sekitar pukul 18.00, Sandiaga Uno dilaporkan sudah berada di kediamannya kembali di Jalan Pulombangkeng, yang jaraknya hanya sekitar 1 kilometer dari kediaman Prabowo Subianto.
“Mobilnya langsung masuk dan gerbangnya langsung ditutup,” ujar salah satu awak media di sana.
Keberadaan Sandiaga Uno disorot saat dua deklarasi kemenangan Prabowo Subianto pada Rabu 17 April 2019 lalu. Mantan Wagub DKI itu sama sekali tak menampakkan diri. Orang terdekat mengatakan, Sandiaga Uno mengalami demam sejak siang kemarin, sehingga harus menjalani istirahat total selama satu sampai dua hari ke depan.


0 Komentar