
Naiknya asam lambung sering dikaitkan dengan penyakit maag. Ada banyak penyebab asam lambung naik yang perlu diwaspadai. Kondisi ini umumnya ditandai dengan perut terasa kembung dan panas, sering bersendawa, gangguan pencernaan (seperti diare, sembelit, mual, dan muntah), nafsu makan berkurang, rasa tidak nyaman saat makan, serta tubuh terasa lemas dan mudah terserang penyakit.
MANFAAT ASAM LAMBUNG BAGI TUBUH
Walaupun asam lambung identik dengan nama penyakit, asam lambung juga termasuk bagian dari reaksi tubuh manusia. Asam lambung berada dalam tubuh untuk memiliki fungsi yang sama seperti organ dan jaringan tubuh serta reaksi kimia dalam tubuh lainnya. Tanpa adanya asam lambung sistem metabolisme tubuh tidak akan berkerja secara optimal.
Fungsi asam lambung adalah
- Membantu tubuh dalam mengolah protein.
- Memproduksi enzim khusus yang bekerja untuk melawan bakteri yang masuk ke sistem pencernaan, terutama bakteri yang masuk melalui minuman dan makanan.
- Membantu tubuh dalam menyerap vitamin B12 (asam folat), yakni vitamin yang membantu sistem produksi darah merah serta menjaga sistem otak dan saraf manusia.
PENYEBAB NAIKNYA ASAM LAMBUNG
Ketidakseimbangan asam lambung bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Kondisi inilah yang dikenal dengan penyakit asam lambung.
1. Usia
Semakin bertambah usia, semakin tinggi risiko naiknya asam lambung. Ini karena sistem tubuh tidak bisa lagi memproduksi kadar asam dengan seimbang.
2. Makanan dan Minuman
Beberapa makanan yang bisa memicu naiknya asam lambung adalah makanan yang digoreng dan daging tinggi lemak. Sedangkan, minuman yang bisa memicu naiknya asam lambung adalah minuman bersoda, alkohol, kafein, dan susu tinggi lemak. Selain makanan, waktu makan yang tidak teratur juga bisa menjadi penyebab naiknya asam lambung karena jarak waktu kerja sistem pencernaan yang terlalu jauh.
3. Defisiensi Magnesium
Rendahnya kadar magnesium bisa membuat LES, yaitu otot yang mencegah aliran balik makanan dan asam perut ke dalam esofagus tidak berfungsi maksimal. Selain magnesium, kekurangan vitamin dan mineral juga bisa mengganggu keseimbangan asam lambung.
4. Kebiasaan Merokok
Merokok juga bisa mengganggu fungsi LES, meningkatkan sekresi asam, serta mengurangi produksi air ludah yang bisa menetralkan efek asam di mulut.
5. Stres
Beberapa ahli menyebutkan, stres akan merangsang area tertentu pada otak sehingga bisa meningkatkan sensitifitas terhadap nyeri, termasuk nyeri ulu hati. Itu mengapa saat seseorang sedang stres, ia akan lebih sensitif terhadap rasa nyeri, meskipun asam lambung tidak begitu meningkat. Penyebab lainnya adalah, stres bisa menurunkan kadar hormon prostaglandin. Padahal, hormon tersebut berperan untuk melindungi lapisan lambung dari asam lambung.
6. Efek Samping Obat-Obatan
Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat untuk penyakit asma, pereda nyeri, dan darah tinggi bisa melemahkan LES, sehingga bisa memicu kenaikan asam lambung.
7. Masalah Kesehatan
Misalnya, hiatus hernia dan gastroparesis. Ini karena hiatus hernia membuat bagian atas lambung berpindah ke atas diafragma sehingga melemahkan LES. Selain itu, gastroparesis juga bisa membuat otot perut tidak bekerja optimal sehingga membuat lambung membutuhkan waktu lama untuk mengosongkan isinya.




0 Komentar